Salah satu kebudayaan Bali adalah ‘Tarian’ diantaranya adalah Tari Pendet. Tari pendet merupakan tari pemujaan yang biasa diperagakan di Pura (tempat suci umah Hindu), yang menggambarkan penyambutan atas turunnya Dewa-Dewi ke alam marcapada, merupakan pernyataan persembahan dalam bentuk tarian upacara. Lambat laun seiring perkembangan zaman oleh para seniman Bali tarian ini diubah menjadi ‘Ucapan Selamat Datang’ atau biasa disebut Tari Sambutan, meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius.
Tampilkan postingan dengan label Kebudayaan Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebudayaan Bali. Tampilkan semua postingan
Kamis, 27 Januari 2011
NGABEN
NGABEN...
Tradisi umat Hindu setelah seseorang umat hindu meninggal dunia yaitu ‘Ngaben’. Ngaben adalah upacara pembakaran mayat yang dilakukan di Bali, khususnya oleh yang beragama Hindu, dimana Hindu adalah agama mayoritas di Pulau Seribu Pura ini. Di dalam Panca Yadnya, upacara ini termasuk dalam Pitra Yadnya, yaitu upacara yang ditujukan untuk roh lelulur. Makna upacara Ngaben pada intinya adalah untuk mengembalikan roh leluhur (orang yang sudah meninggal) ke tempat asalnya. Seorang Pedanda mengatakan manusia memiliki Bayu, Sabda, Idep, dan setelah meninggal Bayu, Sabda, Idep itu dikembalikan ke Brahma, Wisnu, Siwa.
Langganan:
Postingan (Atom)

